Strep Tembaga

Plat Aluminium 1100 & Bordes

Plat Aluminium 5052 & 5083 Marine

Kabel

Material Grounding

Material Bangunan Tahan Gempa jadi fokus penting di negara dengan aktivitas seismik setinggi Indonesia. Dengan pemilihan material yang tepat, kerusakan struktur bisa berkurang dan penghuni lebih aman.

Untuk kebutuhan logam, PT Global Cometal Indonesia siap sebagai supplier tembaga dan aluminium yang mendukung berbagai proyek konstruksi tahan gempa.​

Karakteristik Material Bangunan yang Tahan Gempa

Material yang tepat tidak hanya kuat, tetapi juga stabil saat menerima guncangan. Beberapa karakter penting wajib menjadi perhatian sebelum menentukan spesifikasi struktur.​

1. Kuat Namun Tetap Lentur

Material bangunan tahan gempa perlu kombinasi kekuatan tekan dan tarik yang seimbang. Baja dan beton bertulang termasuk contoh material yang mampu menahan deformasi tanpa langsung patah.​

Sifat lentur membantu struktur mengikuti getaran tanah sehingga gaya gempa tidak langsung diteruskan secara kaku ke seluruh elemen. Material yang terlalu kaku cenderung retak mendadak dan berisiko menyebabkan kegagalan struktur lebih cepat.​

2. Beratnya Terkontrol

Berat sendiri bangunan memengaruhi besarnya gaya inersia saat gempa terjadi. Material lebih ringan akan menurunkan beban gempa yang harus dipikul struktur.​

Itu sebabnya baja ringan, panel ringan, dan aluminium sering digunakan untuk melengkapi sistem material bangunan tahan gempa. Kombinasi beton di bagian utama dan material ringan di atap atau dinding isi membantu kinerja struktur secara keseluruhan.​

3. Daya Tahan Terhadap Deformasi Berulang

Gempa bumi bisa datang dengan beberapa siklus guncangan. Material yang baik harus mampu menahan deformasi berulang tanpa kehilangan kekuatan secara drastis.​

Baja struktural memiliki kemampuan deformasi plastis sehingga bisa menyerap energi gempa. Beton bertulang juga dirancang agar tulangan baja mengambil beban tarik saat siklus gempa terjadi.​

4. Kualitas Konsisten dan Mudah Dikontrol

Kualitas material bangunan tahan gempa perlu terjaga dari pabrik hingga proses pemasangan. Standar mutu yang jelas membuat perencana dan kontraktor bisa menghitung kekuatan struktur dengan lebih pasti.​

Material logam seperti baja, tembaga, dan aluminium umumnya diproduksi dengan standar komposisi dan sifat mekanik yang terukur. Hal ini penting saat proyek membutuhkan spesifikasi yang konsisten di banyak titik struktur.​

5. Tahan Korosi dan Awet

Material yang cepat korosi akan kehilangan kekuatan seiring waktu. Untuk bangunan tahan gempa, penurunan kapasitas ini berbahaya karena baru terasa saat terjadi gempa besar.​ Aluminium dikenal punya ketahanan korosi yang baik dan cocok untuk area lembap atau dekat laut. Baja struktural juga bisa bertahan lama bila diberi pelapisan dan perawatan yang benar.​

Jenis Material Bangunan Tahan Gempa yang Umum Digunakan

Setiap jenis material bangunan tahan gempa punya fungsi sendiri dalam sistem struktur. Kombinasi yang tepat antara beton, baja, kayu, dan material ringan akan menghasilkan bangunan yang lebih aman.​

1. Beton Bertulang

Beton bertulang adalah perpaduan beton dan baja tulangan yang bekerja bersama menahan beban tekan dan tarik. Kombinasi ini membuat elemen kolom, balok, dan pelat lebih stabil saat menerima gaya lateral gempa.​

Struktur beton bertulang umum dipakai pada gedung bertingkat dan rumah tinggal di Indonesia. Dengan desain penulangan yang tepat, beton bertulang masih menjadi tulang punggung banyak sistem material bangunan anti gempa.​

2. Baja Struktural

Baja struktural seperti H Beam dan WF Beam memiliki kekuatan tarik tinggi dan sifat elastis. Saat gempa, baja mampu mengalami deformasi plastis sehingga energi gempa terserap sebelum struktur runtuh.​

Rangka baja cocok untuk gedung industri, gudang, dan proyek yang membutuhkan bentang lebar. Pemakaian baja struktural sering dipadukan dengan lantai beton untuk mendapatkan sistem komposit yang kuat dan stabil.​

3. Baja Ringan

Baja ringan memiliki bobot rendah dengan kekakuan yang cukup untuk rangka atap dan partisi. Penggunaan baja ringan mengurangi beban pada struktur utama sehingga gaya gempa yang bekerja juga turun.​

baja ringan tahan gempa

Source: Freepik

Rangka atap baja ringan sering menggantikan kayu pada rumah modern. Kombinasi atap ringan dan struktur utama yang dirancang dengan material bangunan tahan gempa membuat risiko kerusakan berkurang.​

4. Kayu Berkualitas

Kayu dengan kualitas baik mempunyai sifat relatif ringan dan cukup lentur. Dalam desain tertentu, struktur kayu bisa menahan guncangan gempa dengan deformasi terkontrol.​

Namun pemilihan jenis kayu, kadar kelembapan, dan detail sambungan harus mengikuti standar teknik. Kayu yang terawat dan dirancang dengan benar tetap relevan di beberapa wilayah dengan tradisi konstruksi kayu.​

5. Dinding Bata dengan Pengikat yang Tepat

Bata masih banyak dipakai sebagai dinding pengisi. Untuk mendukung material bangunan tahan gempa, dinding bata perlu ikatan kuat ke kolom dan balok.​

Pemasangan tulangan praktis, kolom praktis, dan adukan sesuai takaran membantu dinding tidak mudah roboh saat gempa. Dinding bata yang terikat baik ikut berkontribusi pada stabilitas keseluruhan bangunan.​

6. Material Logam Seperti Aluminium dan Tembaga

Material logam digunakan pada banyak bagian bangunan, mulai dari rangka, panel, hingga sistem kelistrikan dan grounding. Aluminium menawarkan berat ringan dan tahan korosi sehingga cocok untuk panel, penutup, dan aplikasi lain di area terekspos.​

Tembaga banyak dipakai pada busbar, panel listrik, dan sistem grounding yang mendukung keamanan instalasi. Ketersediaan produk tembaga dan aluminium dengan standar industri memudahkan perencana yang ingin mengoptimalkan bangunan tahan gempa di proyeknya.​

Mengapa Material Logam Sangat Direkomendasikan untuk Bangunan Tahan Gempa?

Peran material logam semakin penting seiring standar keamanan yang lebih tinggi. Logam mendukung kekuatan, kestabilan, dan keandalan instalasi dalam jangka panjang.​

1. Kekuatan Tinggi dan Sifat Lentur

Baja, aluminium, dan logam lain memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang baik. Sifat ini membantu struktur menahan beban besar dengan penampang yang relatif ramping.​ Logam juga mampu mengalami deformasi sebelum patah sehingga energi gempa terserap. Hal ini membantu mencegah kegagalan struktur mendadak yang berbahaya bagi penghuni.​

2. Presisi Tinggi dan Mudah Dibentuk

Produk logam diproduksi dengan standar dimensi dan komposisi yang jelas. Hal ini memudahkan perencana menghitung dan memodelkan kinerja struktur.​ Logam juga mudah dipotong, dibor, atau dibentuk mengikuti kebutuhan proyek. Fleksibilitas ini membantu menyesuaikan desain detail sambungan pada sistem material bangunan tahan gempa.​

3. Mendukung Sistem Kelistrikan yang Aman

Bangunan tahan gempa tidak hanya bicara struktur, tetapi juga kelistrikan yang aman. Tembaga dan aluminium menjadi material utama pada kabel, busbar, dan sistem grounding.​

Produk grounding yang baik membantu mengurangi risiko gangguan listrik saat terjadi gempa dan setelahnya. PT Global Cometal Indonesia menyediakan berbagai material tembaga dan aluminium untuk kebutuhan ini di proyek industri maupun gedung komersial.​

FAQ

  1. Apa itu material bangunan tahan gempa?

Material bangunan tahan gempa adalah material yang dirancang agar mampu menahan beban akibat guncangan gempa tanpa cepat rusak. Material ini mendukung struktur agar tetap berdiri dan meminimalkan keruntuhan.​

  1. Apakah semua rumah perlu material tahan gempa?

Rumah di wilayah rawan gempa sebaiknya memanfaatkan material tahan gempa di struktur utama. Indonesia berada di zona cincin api sehingga penerapan material ini sangat disarankan pada berbagai tipe bangunan.​

  1. Mengapa logam penting untuk bangunan tahan gempa?

Logam seperti baja, tembaga, dan aluminium memiliki kekuatan tinggi dan sifat lentur yang membantu menyerap energi gempa. Selain itu, logam mendukung sistem kelistrikan dan grounding yang lebih andal.​

  1. Apa peran aluminium dalam konstruksi tahan gempa?

Aluminium digunakan pada panel, penutup, dan beberapa elemen struktur sekunder karena beratnya ringan dan tahan korosi. Hal ini membantu mengurangi beban gempa pada sistem material utama.​

  1. Di mana bisa mendapatkan material logam untuk proyek tahan gempa?

PT Global Cometal Indonesia menyediakan tembaga, aluminium, dan material grounding untuk berbagai kebutuhan industri dan konstruksi. Informasi produk dan spesifikasi dapat diakses melalui situs resmi perusahaan di sini.

Bangun Proyek Lebih Aman dengan Logam Berkualitas dari PT Global Cometal

Pemilihan material bangunan tahan gempa yang tepat menjadi investasi penting untuk keamanan jangka panjang. Kombinasi beton bertulang, baja struktural, dan material logam seperti tembaga dan aluminium membantu struktur lebih siap menghadapi guncangan.​

bangun proyek aman dengan logam dari pt global cometal

Source: Freepik

Untuk proyek yang membutuhkan material logam berkualitas, PT Global Cometal Indonesia siap mendukung mulai dari kebutuhan tembaga, aluminium, hingga material grounding yang sesuai standar industri. Pelajari lebih jauh portofolio proyek Global Cometal untuk melihat pengalaman kami di berbagai sektor.​

Hubungi Kami

Kirim Pesan

Layanan pelanggan kami siap membantu Anda dengan layanan & pertanyaan produk kami.

Download

Katalog GCI 2022

Katalog terbaru produk - produk Global
Cometal Indonesia

Strep Tembaga

Plat Aluminium 1100 & Bordes

Plat Aluminium 5052 & 5083 Marine

Kabel

Material Grounding

Need Help? Chat with us